Lirik Lagu Niken Salindry – Kusuma Wijaya

Clarissa Anindya

0 Comment

Link
Lirik Lagu Niken Salindry – Kusuma Wijaya

Niken Salindry – Kusuma WijawaNiken Salindry - Kusuma Wijawa

Lirik Lagu: Kusuma Wijawa

Penyanyi: Niken Salindry

Kusuma Wijawa

Kusuma Wijawa kembang tan klen,
Semet rame-rame ngresep kangen.
Gumuyu sinareng lintang,
Nyawang kalangkung masa kang sirna.

Liwat gunung ngidul langite,
Ngelwati kali kang ngiringi dalan.
Tansah kelingan serat kalbu,
Ngeyel ngudi tresna kang sejati.

(Sesambungan adiluhung,
Sriwijaya kang gemilang,
Nguntal rasa ing ati,
Wani nandur pakarti.)

Kusuma Wijawa, kembang kang mbangun,
Tumbas tresna, nglaras ning jiwa.
Nadyan susah, tansah sayang,
Kusuma Wijawa ora ilang.

(Sesambungan adiluhung,
Sriwijaya kang gemilang,
Nguntal rasa ing ati,
Wani nandur pakarti.)
    

Makna Lagu Kusuma Wijawa

Lagu “Kusuma Wijawa” menceritakan sebuah kisah yang penuh makna tentang perjalanan hidup dan cinta sejati yang tidak lekang oleh waktu. Judul “Kusuma Wijawa” sendiri dapat diartikan sebagai bunga atau puspa yang luhur dan agung, simbol dari keindahan dan kemuliaan jiwa. Dalam liriknya, Niken Salindry menggambarkan keindahan alam Indonesia sebagai latar belakang yang menyatu dengan perasaan rindu dan harapan akan cinta sejati. “Kusuma Wijawa” tidak hanya mengandung unsur romantisme, tetapi juga nilai-nilai spiritual dan perjuangan untuk tetap teguh dalam keimanan dan keikhlasan cinta. Dalam setiap baitnya, lagu ini menggunakan unsur alam seperti gunung, bintang, dan sungai sebagai metafora perjalanan hidup, di mana setiap tantangan harus dilalui dengan ketulusan dan keberanian. Lirik “Nguntal rasa ing ati, wani nandur pakarti” menegaskan pentingnya keberanian untuk menanam benih-benih kebaikan dan cinta dalam hati kaitannya dengan warisan budaya dan nilai-nilai luhur Sriwijaya yang termaktub dalam lagu ini. Lagu ini juga mengajak pendengarnya untuk selalu mengingat asal-usul dan sejarah yang melekat pada diri kita sebagai bangsa Indonesia, khususnya dalam konteks budaya Jawa dan sejarah kerajaan Sriwijaya yang dikenal dengan kejayaan dan kemartabatannya. Dari sisi emosional, lagu ini memberikan penghiburan bagi yang merasakan kerinduan dan keraguan, mengingatkan bahwa seperti bunga Kusuma Wijawa yang tetap mekar, cinta dan perjuangan sejati akan terus hidup dan berkembang. Dengan melibatkan unsur budaya lokal dan pesan moral yang mendalam, “Kusuma Wijawa” merupakan sebuah karya yang tidak hanya indah secara musikal, tetapi juga kaya akan nilai filosofi yang bisa menjadi inspirasi bagi setiap pendengarnya. Lagu ini mendorong untuk terus berjuang dalam kehidupan, menjaga rasa cinta, dan menghargai warisan serta budaya yang dimiliki.

Lirik lagu lain  Lirik Lagu: Ridho Zulma, Elsa Mayora & Cabiak | Cilako Jalan BasimpangPenjelasan:- "Lirik Lagu" diletakkan di depan sesuai permintaan.- *Separator* antara nama penyanyi dan judul lagu menggunakan tanda " | " agar jelas membedakan bagian penyanyi dan judul lagu.- Nama penyanyi dituliskan: Ridho Zulma, Elsa Mayora & Cabiak.- Judul lagu tetap: Cilako Jalan Basimpang.Format ini mengikuti praktik umum penulisan judul lirik lagu di Indonesia, di mana pemisahan nama artis dan judul dapat menggunakan tanda seperti " | ", tanda hubung, atau tanda titik dua, namun " | " sering dipilih untuk kejelasan visual[1].

Asal Lagu dan Biodata Penyanyi

Lagu “Kusuma Wijawa” berasal dari tanah Jawa, Indonesia, dan merupakan salah satu karya yang mengangkat keindahan serta kebanggaan akan budaya Jawa klasik dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang. Lagu ini mengusung unsur bahasa Jawa yang kental dengan pesan-pesan yang bersifat edukatif dan filosofi, sehingga selain sebagai lagu hiburan, juga mengandung nilai pembelajaran dan pengingat akan pentingnya mempertahankan jati diri budaya. Penyanyi lagu ini adalah Niken Salindry, seorang penyanyi dan musisi asal Indonesia yang dikenal dengan suaranya yang merdu dan kemampuan menggabungkan musik tradisional dengan sentuhan kontemporer. Niken lahir pada tahun 1990 di Solo, Jawa Tengah, dan sejak kecil sudah menunjukkan ketertarikan yang besar pada seni musik tradisional Jawa. Ia menempuh pendidikan di bidang kesenian dan terus mengembangkan kariernya di ranah musik folk dan tradisional. Niken Salindry dikenal sebagai sosok yang aktif melestarikan budaya lokal melalui musik dengan cara yang inovatif dan modern. Karyanya sering mendapat penghargaan di tingkat nasional dan internasional, membuktikan bahwa musik tradisional Indonesia masih memiliki tempat di hati banyak orang, khususnya generasi muda. Dengan suara yang khas, Niken mampu membawakan lagu “Kusuma Wijawa” dengan penuh perasaan dan kekuatan yang menggugah, sehingga pesan-pesan luhur dalam lagu tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengarnya.

Tags:

Share:

[addtoany]

Related Post

Leave a Comment